Upiak Isil

Silvia Nanda ( Upiak Isil ).
Bukittinggi 24 Desember 1985 Berasal dari Ampek Angkek Agam. Sejak perceraian ayah dan ibunya ia memutuskan berhenti sekolah krn tidak ada biaya dan merantau ke Pariaman pada umur 13 thn .

Bergelut dengan musik sudah ditekuninya sejak kecil. Kedekatannya dengan sejumlah artis minang seperti Ajo Buset, Rani Sagita, Rika Malik dan artis lainnya, menjadi titik awal bernyanyi profesionalnya.

Ia juga terkenang honor yang pernah didapatkannya kala itu. Walau menyedihkan, namun semangatnya untuk mengembangkan musik Minang tetap melekat kuat. Sehingga, saat ini buahnya telah dia rasakan dari pahitnya perjuangan yang dilaluinya.

”Isil sudah dari kecil hobi bernyanyi dan mengikuti pentas orgen hingga mengeluarkan album sendiri. Di samping itu, Isil juga fokus pada musik dan komedi, mengingat saat ini komedi yang cewek itu kurang dan Isil diminta banyak orang untuk mempertahankan musik dan komedi ini.

Upiak isil sudah mengeluarkan Album sebanyak 19 buah yg terdiri dari pop minang, saluang , dangdut minang, dan beberapa album jenaka.
Seperti Dandam rindu, denai manangih uda malengah, denai alah bapunyo, aia mato dihapuih urang, dikedipnya aku dll.

Dalam sejumlah albumnya, banyak di antaranya merupakan buah karya tangan dinginnya. Tak hanya dengan modal memiliki mangemen dan rumah produksi sendiri, menjadi modal baginya untuk terus mengembangkan musik Minang itu sendiri.

”Ya, Isil juga ada manajemen artis dan bersama untuk terus eksis mengembangkan musik Minang ini,” sebut putri sulung pemilik nama Silvia Nanda ini.

Di samping kesibukannya mencari talenta dan berkarya, ia bekerja sesuai dengan ijazah S1 pendidikan ahli gizi di salah satu puskesmas di daerah palupuh kab agam krn sebelum itu ia sudah melanjutkan sekolah dengan mengambil paket B dan C serta melanjutkan kuliah di stikes perintis bukittinggi dgn modal 4,5 jt yg ia kumpulkan dr hasil bernyanyi.
Walau pun begitu Upiak juga tidak akan meninggalkan bermusik, Isil juga akan terus berkarya, karena selama ini proses yang Isil dapatkan baik itu pendidikan dan lainnya merupakan jerih dari bernyanyi,” cetus anak dari pasangan Kasmawati dan Wallaili.

Album tak tun tuang yg di produksi thn 2014 justru meledak atau memberi kejutan di thn 2017.
Mendapat ratusan ribu like dr peminat musik dr thailand dan malaysia sehingga banyak artis2 sana yg mencover lagu tak tun tuang.
Lagu tak tun tuang sendiri diciptakan oleh seorang pencipta lagu dr lubuak alung bernama ardi dan pernah dinyanyikan sebelumnya oleh penyanyi minang lelaki. Tapi kemudian upiak isil meminta izin untuk mencoba mendaur ulang lagu ini dengan menukar liriknya dan memberikan uang sekitar 300rb.
Kesempatan emas ini langsung diambil oleh salah satu produser musik malaysia Rumhadi Rumnan yg menggawangi label MVM Malaysia langsung terbang ke padang dan menemui upiak isil di bukittinggi dan menawari kontrak kerjasama.
Dan upiak pun setuju dan sebelum terbang ke negeri jiran untuk memproduksi ulang lagu tak tun tuang, upiak menemui pak ardi pencipta musik lagu dan memberikan uang senilai 1jt.
Upiak melakukan show2 live , on air ,off air d tv2 n radio malaysia n thailand serta produksi ulang lagu tak tun tuang serta bikin lagu baru.
Hingga kini upiak isil hampir tiap hari menjadi tamu khas di malaysia n thailand dan kini mulai dikenali di jakarta indonesia yg ditemani langsung oleh manager labelnya Rumhadi rumnan dr malaysia yg juga pernah belajar di ISI padang panjang dan bisa paham berbahasa minang sehingga upiak tidak ada masalah dalam komunikasi.

Lainnya

Facebook
Wesite

WARNIG!! Berkomentarlah dengan sopan sesuai judul topik apabila melanggar komentar akan di anggap spam.

WARNIG!! Berkomentarlah dengan sopan sesuai judul topik apabila melanggar komentar akan di anggap spam.

0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *